GH

Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts

Dipaksa Nikahi Pria 20 Tahun Lebih Tua, Gadis Ini Jamu Sang Suami dengan Racun

Akibat pernikahan paksa, seorang pengantin wanita berusia 16 tahun membunuh pengantin pria yang usianya jauh lebih tua.

https://borobudurnews.com/warga-tempuran-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar-kos/  2019-08-01T13:43:44Z  https://borobudurnews.com/wp-content/uploads/2019/08/WhatsApp-Image-2019-08-01-at-20.42.02.jpeg  MIRIS : Tampak warga sekitar ...

Peristiwa terjadi begitu pesta pernikahan di Distrik Uch Sharif, Provinsi Punjab, Pakistan, tersebut selesai digelar.

Gadis remaja itu telah ditangkap polisi. Dia mengakui perbuatannya saat polisi memeriksanya

Gadis itu mengaku telah menuangkan racun ke dalam minuman sebelum memberikan kepada suaminya. Ini adalah pernikahan kedua suaminya.

Pasangan ini menikah melalui 'watta satta', sebuah adat pernikahan yang umum dilakukan di Pakistan dan Afghanistan.

Adat ini melibatkan pernikahan antara sepasang saudara laki-laki dan perempuan atau paman dan keponakan dari dua keluarga.

Dalam kasus ini, Siddique yang berusia 36 tahun menikahkan putrinya dengan putra Rasheed Ahmed. Sebagai gantinya, Siddique menikah dengan putri Rasheed yang berusia 16 tahun, yang bernama Samreen.

Seorang sumber mengatakan kepada media lokal bahwa Samreen membunuh Siddique karena dia tidak setuju dengan pernikahan tersebut.

Polisi telah memindahkan jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi dan akan melakukan gugatan setelah menerima laporan post-mortem.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Bikin Haru, Sopir Kerja Sampai Larut Malam Meski Napas Dibantu Tabung Oksigen

Baru-baru ini, kisah seorang sopir taksi yang terserang berbagai penyakit telah menyentuh hati netizen Thailand.

Bikin Haru, Sopir Kerja Sampai Larut Malam Meski Napas Dibantu Tabung Oksigen

Kisah sedihnya viral ketika salah satu penumpang bernama Nongying Chuaibamrung mengunggah postingan di Facebook pada 26 Agustus lalu.

Cerita dimulai saat Nongying mulai naik taksi. Saat memasuki mobil, Nongying sedang melakukan panggilan menggunakan ponselnya.

Ketika taksi berjalan, dia baru sadar sopirnya mengemudikan mobil dengan sangat lambat sehingga membuatnya mulai merasa kesal.

Mengemudi Taksi Sambil Pakai Tabung Oksigen

Namun, ketika sopir itu meminta bantuan untuk memeriksa apakah tabung oksigen di belakang kursinya bergelembung, Nongying langsung sedih.

Khawatir melihat kondisi sang sopir, dia memeriksa tabung oksigen tersebut. Nongying kemudian bertanya kepada sopir itu dan mendapat jawaban yang memilukan.

" Saya menderita banyak penyakit. Mata saya kurang jelas dan ginjal saya juga tidak berfungsi dengan baik.

" Saya harus melakukan cuci darah bahkan ketika sedang mengemudi. Karena paru-paru saya berair, saya perlu membawa tangki oksigen," kata sopir taksi tersebut.

Hidup Sendiri di Kamar Kontrakan

Ketika Nongying bertanya lebih lanjut, pria itu berkata bahwa dia sekarang tinggal sendirian di kamar kontrakan.

Pemerintah hanya memberinya 800 baht (Rp377 ribu) sebulan, sedangkan dia harus membayar sewa dan kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, untuk menambah penghasilan, dia terpaksa menyewa taksi agar bisa menghasilkan uang.

Setelah mendengar kisah bapak sopir itu, Nongying sangat terharu. Dia memberikan uang tambahan kepada pria itu.

Sopir itu Bernama Sumeth Singpun

Nongying juga meminta izin agar kisah sopir itu bisa viral di media sosial dengan harapan banyak orang akan memberi bantuan.

Setelah postingan tersebut viral, netizen akhirnya berhasil mengetahui nama sopir taksi itu, Sumeth Singpun.

Sumeth selalu mengemudikan taksi secara perlahan. Jika merasa tidak enak badan saat mengemudi, dia akan meminta izin untuk berhenti sebentar.

Menderita Berbagai Macam Penyakit

Menurut Sumeth, selain penyakit ginjal dan paru-paru basah, dia juga menderita diabetes dan tekanan darah tinggi.

Sumeth juga telah kehilangan beberapa ruas jari dan kakinya juga bengkak akibat dari penyakit yang dideritanya.

Channel 3 Thai News mengabarkan bahwa Sumeth memiliki seorang anak tetapi gaji bulanannya sangat kecil. Sehingga anaknya hanya dapat memberinya sedikit uang setiap bulan.

Yang lebih menyedihkan lagi, Sumeth sudah menjual ponselnya, sehingga lebih sulit untuk menghubungi anaknya.

Disarankan Berhenti Jadi Sopir Taksi

Karena kisahnya yang viral, banyak orang yang mengunjungi Sumeth untuk memberikan bantuan. Akun donasi untuk Sumeth sampai saat ini berjumlah 1.189.487 baht (Rp561 juta) dan sekarang ditutup.

Sumeth mengatakan bahwa uang itu akan digunakan untuk membeli rumah kecil agar dia tidak kehilangan rumahnya, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Biaya pengobatannya ditanggung.

Sumeth menambahkan bahwa tidak akan melanjutkan pekerjaannya sebagai sopir taksi karena banyak orang yang menyarankan agar dia berhenti.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Semewah Apapun Gaya Hidup Kita, Kelak Tanahlah Tempat Kita Kembali

Banyak alasan yang melatarbelangi orang-orang yang selalu ingin menjelajah dunia dan mengunjungi tempat-tempat baru. 



Mereka yang selalu mempertanyakan di mana ujung dunia sementara dunia itu tidak berujung, atau mereka yang ingin melarikan diri dari berbagai macam aktivitas yang sempat memenjarakannya.

Teman saya, seorang manager bank di kota Jakarta adalah penggila traveling. Di tengah kesibukannya, ia adalah pengatur waktu yang hebat. Ia bisa membagi waktu dengan bijak antara traveling dan pekerjaan.

 Saat weekend, adalah waktu yang tepat untuk melarikan diri dari rutinitas. Mulai dari menjelajah gunung dengan ketinggian standar junior hingga gunung untuk para senior. Pantai-pantai lokal hingga pantai luar pulau pernah ia kunjungi.

Ia terlalu sibuk dengan pekerjaan dan memanjakan diri, hingga lupa bahwa umurnya sekarang tidak muda lagi. Wanita dengan umur hampir mendekati 30 dan belum memiliki pasangan hidup menjadi momok menakutkan bagi wanita.

 Untungnya ia hidup di kota metropolitan dengan orang-orang yang tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Bahkan ia sendiri pun tak peduli dengan anggapan-anggapan miring orang lain.

Kamu yang muda, mengembaralah

Muda adalah waktu yang tepat untuk mulai bertualang di dunia luar. Seperti tokoh dari Italia, Marcopolo memulai perjalanannya di usianya 23 tahun yang ikut bersama ayah dan pamannya mengarungi samudera untuk berdagang.

Kamu muda, punya mimpi, dan berani. Menggembaralah sejauh mungkin. Kamu belum terikat oleh banyak tanggungan yang membebanimu. Kamu ringan dan bebas melangkah melesat seperti elang.

Jelajahi tempat-tempat yang akan memberimu banyak pelajaran hidup seperti perjalanan Agustinus Wibowo. 

Saat ia menjadi seorang mahasiswa di negara China, ia mulai memberanikan diri untuk melihat seperti apa dunia. Agustinus melakukan perjalanannya seorang diri dalam pengembaraannya di Tibet. 

Ia harus berjalan pincang dengan luka di kaki yang mengharuskan ia menyeret kakinya di tengah malam dalam keadaan badan yang basah kuyub setelah tercebur sungai yang dalam dan berbetu terjal, sungai Kailash. 

Jarak yang ditempuhnya tidak main-main, 20 kilometer lagi untuk menempuh kota Darchen.

Adapula kisah Ibnu Batuta, seorang tokoh muslim yang melakukan penjelajahan ke seluruh penjuru dunia. Alasannya adalah untuk bertemu dengan orang baru dengan berbagai latar belakang.

 Dimulai dengan menantang gersangnya gurun pasir yang panas berjarak ratusan kilometer dan bertemu para perompak yang mengancamnya. Sudut demi sudut dunia ia kunjungi untuk mempelajari banyak perbedaan.

Sebuah tempat yang kita sebut rumah

Petualang itu seperti burung merpati. Ratusan kilometer ia tempuh dengan berbagai medan yang berat sekalipun, namun ia pasti akan pulang ke sangkarnya.

Tak ada yang salah dengan melangkah ke tempat-tempat jauh, untuk mendapat wawasan baru, atau juga mendapat kenalan baru. Yang perlu diingat, sejauh apa pun kita melangkah, kita punya tempat yang kita sebut “rumah” sebagai tempat untuk pulang.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Merinding, Anak Sering Bangun Jam 3 Pagi, Ketawa Sendiri Setiap Lihat Pintu

Sejak Humairah memasuki usia tiga tahun, Siti mulai membiasakan anak sulungnya itu tidur di kamar sendiri. Dia tidak mau anaknya terlalu manja dengannya.

Merinding, Anak Sering Bangun Jam 3 Pagi, Ketawa Sendiri Setiap Lihat Pintu  | Dream.co.id

Untuk memastikan keselamatan anaknya, Siti menggunakan tempat tidur bayi. Selain itu Siti memasang kamera CCTV agar bisa memantau anaknya itu dari kamarnya.

Namun sejak belakangan ini, Siti mulai merasa tak tenang ketika Humairah sering terbangun tepat pukul 3 pagi. Sambil ketawa, Humairah memandang ke arah pintu seolah-olah ada seseorang yang sedang memanggilnya.

Awalnya, Siti tidak merasa ada yang aneh karena menurutnya hal itu biasa saja. Tetapi hal itu sering terjadi sehingga terkadang anaknya tidak kembali tidur hingga pagi hari.

Suka Menyendiri, Menangis Tak Mau Tidur

Yang membuat Siti bertambah heran, kepribadian anaknya juga berubah. Humairah menjadi seorang pemalu dan suka menyendiri tidak seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV.

Selera makan anaknya juga berubah. Selain itu, Humairah suka berada di dalam kamar dan bermain seorang diri sambil bercakap seolah-olah sedang bercakap dengan seseorang.

Meski sudah dibujuk, namun sikap Humairah masih tetap sama. Dia malah akan menangis jika kemauannya tidak dituruti oleh ibunya.

Ada Yang Aneh dengan Anaknya

Menyadari ada sesuatu yang aneh, Siti memindahkan tempat tidur bayi anaknya itu ke dalam kamar pribadinya. Namun Humairah akan menangis dan tidak mau tidur.

" Saya tak tahan melihat dia menangis, tidak mau tidur di dalam kamar saya. Jadi saya pindahkan kembali ke kamarnya. Barulah dia diam.

" Malam itu saya tidur bersama di kamar Humairah, dan seperti biasa tepat pukul 3 pagi dia akan terbangun dan memandang ke arah pintu sambil ketawa.

" Memang meremang bulu roma saya. Tetapi ketika sadar saya sedang memerhatikannya, dia segera berbaring dan menutup mukanya dengan selimut," ujar Siti.

Ustaz Terkejut Banyak 'Orang' dalam Rumah

Merasa ada sesuatu tidak masuk akal dengan anaknya, Siti memanggil seorang ustaz ke rumahnya. Dia ingin melihat 'keadaan' di rumahnya serta anaknya yang dipercayai didampingi sesuatu.

Seperti yang diperkirakan oleh Siti, reaksi ustaz yang tiba-tiba berhenti ketika melangkah masuk ke rumahnya bagaikan sudah menceritakan segalanya.

" Banyak sekali 'orang' di dalam rumah kamu nih..," kata ustaz itu singkat seperti menceritakan keadaan di rumahnya.

Siti terdiam mendengar kata-kata ustaz itu. Namun dia coba menguatkan diri karena ingin sesuatu yang mengganggu anak perempuannya pergi.

Anak Berteman dengan Jin

Belum sempat dia menceritakan apa yang berlaku pada anaknya, ustaz itu memberitahu ada makhluk yang menempel pada anaknya. Ustaz bilang saat terlihat olehnya, makhluk itu akan lari ke kamar.

Kamar yang ditunjukkan oleh ustaz tersebut ternyata kamar Humairah. Siti dan suaminya pun heran, mereka saling berpandangan.

Situasi menjadi kacau ketika Humairah tiba-tiba menangis sekuat hati begitu ustaz memulai proses 'pembersihan'.

Ustaz juga memagari rumah Siti untuk memutuskan 'persahabatan' Humairah dengan makhluk yang dipercayai jin itu.

Baru Percaya Jin Berteman dengan Anak-anak

Bagaimanapun, keadaan berhasil dikendalikan setelah makhluk yang mengganggu anaknya itu dapat diusir melalui beberapa proses pembersihan.

" Alhamdulillah, keadaan anak semakin pulih dan buat sementara waktu ini, dia memang tidur dalam kamar saya untuk menghindari insiden aneh tidak diinginkan.

" Ini adalah pengalaman yang tak mungkin saya lupakan karena sebelum ini hanya mendengar cerita orang tentang makhluk halus yang berteman dengan anak-anak," kata Siti.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Viral Video Wali Kota Surabaya Risma ‘Dibaptis’, Begini Faktanya

Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ‘dibaptis’.



Video tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai melanggar akidah sebagai muslim. Video tersebut tersebar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Twitter @thewecokbucin.



“Kok ada yang berjilbab lagi diapain ini ada yang tahu? Ini agama budaya,” tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Minggu (30/8/2020).

Dalam video tersebut, tampak Risma duduk di sebuah kursi putih. Ia dikelilingi oleh sejumlah rohaniawan.

Para rohaniawan itu berkumpul sembari memanjatkan doa-doa untuk Risma. Sementara, Risma tampak tertunduk.

Video tersebut langsung ditanggapi oleh pihak Pemkot Surabaya. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara membantah kegiatan tersebut merupakan kegiatan baptis.

Kegiatan dalam video tersebut merupakan kegiatan silahturahmi dengan para rohaniawan se-Surabaya.

“Jadi kami pastikan bahwa dalam acara tersebut bu wali didoakan supaya selalu sehat dan selalu dilindungi Tuhan. Tidak ada acara lain selain itu,” kata Febri seperti dikutip dari Hops.id — jaringan Suara.com.

Febri menegaskan, dalam acara tersebut Risma menyampaikan komitmen untuk menjadi pelayan bagi semua warga Surabaya tanpa membedakan identitas.

“Saat itu bu wali menyampaikan harus bersikap seperti itu karena beliau adalah Wali Kota Surabaya, pelayan bagi semua warga Surabaya tanpa terkecuali,” ungkapnya.

Risma juga mengaku akan berusaha menjaga Kota Surabaya dari berbagai masalah.

Risma juga sempat menyinggung insiden bom gereja beberapa tahun lalu yang mengoyak rasa kemanusiaan warga Surabaya khususnya.

Saat itu Risma mengaku tak tidur selama beberapa hari untuk memastikan Surabaya aman. Ia merasa sangat terpukul dan sedih dengan adanya insiden tersebut.

“Beliau juga keliling ke beberapa rumah ibadah untuk sekadar membangunkan satpam atau meminta mereka untuk selalu menutup pintu gerbangnya,” tuturnya.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Viral, Ibu Penjual Nasi Tak Menyangka Polisi Pembelinya Anak yang 9 Bulan Tak Dijumpainya

Bagi seorang ibu, anak adalah segalanya. Ibu akan mengusahakan segala hal agar anaknya bisa sukses dan lancar rezekinya. Tak jarang pula seorang ibu rela tidur larut malam demi mendoakan anak-anaknya lancar menjalani kehidupan.

Viral, Ibu Penjual Nasi Tak Menyangka Polisi Pembelinya Anak yang 9 Bulan Tak Dijumpainya
Sebuah rekaman video viral di media sosial tatkala seorang ibu yang berpisah dengan anaknya selama sembilan bulan. 

Sang anak berprofesi sebagai anggota polisi. Ibu yang kesehariannya berjualan di pinggir jalan tak mengetahui kedatangan putra kesayangannya yang tengah menyamar menjadi seorang pembeli.

Salah satu akun media sosial yang turut membagikan video mengharukan itu ialah akun Instagran @zona.viral. Dalam video, terlihat seorang ibu berhijab hitam tengah asyik menata dagangannya.

Tiba-tiba datang seorang pria memakai topi dan masker membeli dagangannya. Ibu yang tak mengetahui pembeli itu ialah anaknya, dengan cekatan melayani pesanan sang konsumen.


Setelah itu, pria yang memakai topi kemudian membuka penyamarannya dan mendekati ibunya. Sontak saja sang ibu kaget dan menangis haru melihat putra kesayangannya yang sudah lama tak bertemu. Pria polisi itu pun lantas memeluk erat ibu kandung yang telah membesarkannya.

"Seorang ibu yang sedang berjualan nasi tidak mengetahui kalau pembelinya itu adalah anaknya, yang sudah lama tidak berjumpa karena bertugas sebagai polisi selama sembilan bulan. 

Anaknya sengaja menyamar menjadi polisi," tulis akun Instagram @zona.viral memberi keterangan video unggahannya pada 4 Juli 2020 lalu.

Video itu pun mendapat tanggapan dari para netizen yang rata-rata menuliskan ungkapan rasa haru.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Karma Tragis Anggota ISIS yang Eksekusi 27 Sandera, Lebih Pedih dari Kematian

Alexanda Kotey dan El-Shafee el-Sheikh dinyatakan bertanggung jawab atas dugaan melakukan tindakan eksekusi mengerikan terhadap 27 sandera ISIS. Setelah pemerintah Inggris telah mencabut kewarganegaraan mereka, kini keduanya harus bersiap untuk menghadapi tuntutan di AS.

Karma Tragis Anggota ISIS yang Eksekusi 27 Sandera, Lebih Pedih dari  Kematian | Dream.co.id
  
Dua anggota ISIS itu rencananya akan dimasukkan ke penjara dengan kemanan tingkat tinggi. Keduanya ditahan oleh pasukan khusus AS di Irak setelah ditangkap oleh Pasukan Demokrat Suriah, dua tahun lalu.

Inggris meyakinkan bahwa kedua pelaku tidak akan mendapat hukuman mati. Namun, mereka akan dikenakan hukuman penjara yang jauh lebih mengerikan.

Jika terbukti bersalah, keduanya akan menghabiskan sisa hidup mereka di penjara Florence Supermax, Colorado.

Lebih buruk daripada hukuman mati

Penjara

Narapidana biasanya dikurung sekitar 23 jam sehari di sel isolasi. Masing-masing dengan jendela sempit setinggi 107 cm dan posisi miring keatas sehingga hanya melihat sedikit langit.

Wartawan investigasi, Aviva Stahl mengatakan para tahanan mengalami kondisi isolasi dan kelumpuhan sensorik yang ekstrim.

Penjara Para Penjahat Terkenal

Dalam banyak hal, dikurung selama sisa hidup dan dalam tempat yang monoton merupakan nasib buruk yang bahkan lebih buruk dari hukuman mati.

Narapidana mendapatkan satu panggilan ke kerabatnya setiap bulan yang berlangsung hanya 15 menit.  Setidaknya 70 persen dari mereka menderita masalah kesehatan mental dan lebih dari 100 narapidana yang paling kejam ditempatkan pada unit yang paling gelap atau disebut ‘unit z’

Florence Supermax merupakan penjara yang telah menampung banyak penjahat terkenal. Salah satunya seorang mantan pemimpin teroris, Kartel Sinaloa El-Chapo. Dan Richard Reid, juga ditahan di Florence Supermax. Setelah ia mencoba meledakkan pesawat pada tahun 2001. Ia diberi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

Dituding Alat Balas Dendam

Penjara

Seorang mantan perwira intelijen militer Inggris mengatakan bahwa, " Keadilan di AS untuk Kotey dan el-Sheikh bukan tentang rehabilitasi, tetapi hukuman serius dan balas dendam.”

" Kehidupan mereka akan menjadi kehidupan yang membosankan. Para supermax menghapus segala kenyamanan dan gangguan. Itu akan menjadi mimpi mereka yang paling buruk,” lanjutnya kembali.

" Mereka akan menatap dinding putih dan sedikit akses ke dunia luar. Dan sama sekali tidak ada pilihan lain selain pergerakan mereka yang terbatas,” ungkap mantan perwira intelijen militer Inggris.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Jika Suami yang Temani Ketika Bersalin Beruntunglah Isteri, Satu Dalam Seribu

Untunglah Isteri Jika Mempunyai Suami Yang Teman Bersalin, Satu Dalam Seribu! | Setiap pasangan pasti mahukan cahaya mata sebagai pelengkap hidup mereka. Tidak hanya itu, anak juga adalah anugerah yang terindah dihantar dari Allah untuk kita.



Namun, tahukan suami disaat-saat isteri anda ingin melahirkan zuriat anda ke dunia ini seperti apa? Betapa besarnya pengorbanan seorang isteri untuk melahirkannya.



Kepada suami yang akan menimang cahaya mata, anda patut menemani isteri anda ketika bersalin kerana banyak kebaikkan yang akan diperoleh.

Adapun kebaikan apabila suami teman isteri bersalin :

1. Meredakan debaran di hati isteri

ingin melahirkan anak mestilah saat yang mendebarkan, bukan isteri sahaja yang berdebar, malah suami juga. Kehadiran suami di sisi isteri dapat meredakan debaran yang dirasai isteri. Jadi, sama-sama dapat meredakan debaran antara satu sama lain.

2. Meredakan kesakitan isteri

Kehadiran suami di sisi juga dapat meredakan kesakitan yang ditanggung oleh isteri walaupun hanya sekadar mengusap belakang isteri ketika kontraksi atau sekadar memberi kata-kata perangsang ketika isteri sudah sakit ingin bersalin.

3. Menimbulkan keinsafan di hati suami

Secara tak langsung, boleh timbul keinsafan kepada suami apabila melihat kesakitan yang ditanggung oleh isteri dalam usaha memberikan zuriat yang diinginkan.

4. Lebih menyayangi dan menghargai isteri

Apabila melihat betapa susahnya isteri bersalin anak untuk zuriat, bertarung nyawa dan menanggung segala kesakitan, boleh memberi keinsafan kepada suami untuk lebih menyayangi dan menghargai isteri. Hargailah isteri anda, wahai sang suami.

5. Lebih menghargai keluarga

Melihat proses bersalin, boleh membuatkan kita lebih menghargai keluarga, bukan setakat kepada isteri dan anak-anak, malah juga kepada ibu yang melahirkan kita. Seperti mana kesakitan yang ditanggung oleh isteri, begitu jugalah kesakitan yang ditanggung oleh ibu saat melahirkan kita.

Bagaimana suami boleh membantu, jika takut melihat darah?

Suami yang takut melihat darah, masih boleh menemani isteri pada peringkat awal (tahap pertama proses kelahiran). Pada tahap ini, isteri akan mengalami kontraksi yang lebih kerap.

Suami boleh membantu ketika isteri ingin bersalin dengan cara:

    Memegang tangan isteri untuk menenteramkannya.

    Memberi kata-kate semangat untuk isteri.

    Mengurut bahagian belakang isteri untuk mengurangkan kesakitan.

    Mengelap muka isteri apabila berpeluh.

    Membasahkan bibir dengan air atau ketulan ais serta beri air kepada isteri.

Jadi, kaum Adam sekalian, yang telah bergelar suami, adakah anda menemani istri anda ketika bersalin? Apa perasaaan anda?

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Pengakuan Ummu Ahmad Saat Mandikan Jenazah Gadis yang Tak Pernah Shalat

Ini adalah kisah nyata yang dikisahkan oleh seorang wanita pemandi jenazah di Riyadh bernama Ummu Ahmad. Ia menuturkan:

Pengakuan Ummu Ahmad Saat Mandikan Jenazah Gadis yang Tak Pernah ...

Suatu hari, aku diminta oleh salah satu keluarga untuk memandikan mayit seorang gadis (putri mereka).

Dengan segera aku berangkat dan begitu aku di rumah tersebut, mereka mengantarku masuk ke sebuah kamar di mana jenazah itu terbaring. Dengan cepat mereka menutup pintunya dengan kunci.



Entah mengapa aku sendiri bergidik melihat apa yang mereka lakukan.

Aku melihat ke sekelilingku, ternyata semua yang aku butuhkan telah siap: perlengkapan mandi, kapas dan kain kafan.

Dan mayat itu terbujur di sudut kamar tertutup dengan sebuah selimut. Aku mengetuk pintu kamar, berharap ada yang dapat membantuku melakukan proses memandikan.

Namun tidak ada yang menjawab. Aku pun bertawakkal kepada Allah dan menyingkap penutup mayat tersebut. Aku sungguh terkejut dengan apa yang kulihat!

Aku menyaksikan sebuah pemandangan yang membuat gemetar seluruh tubuh. Wajah jenazah itu terbalik, tubuhnya mengering dan warnanya sangat hitam.

Aku sendiri telah banyak memandikan jenazah. Sudah banyak yang aku lihat, namun yang seperti ini belum pernah aku lihat.

Baca JugaTempat Makan Paling Bergairah Dengan Di Layani Wanita Berbikini.


Aku segera mengetuk pintu rumah itu dengan segenap tenagaku berharap ada yang bisa memberikan penjelasan atas apa yang aku lihat. Tapi sepertinya tidak ada seorang pun di rumah.

Aku pun terduduk berzikir, membaca bacaan zikir dan meniupkannya ke seluruh tubuhku hingga rasa takutku mereda.

Allah pun memberikan pertolonganNya kepadaku dan aku pun mulai memandikannya.

Namun setiap aku memandikan satu anggota tubuh, ia terlepas persis seperti sesuatu yang telah melembek dan busuk. Itu sangat merepotkanku.

Hingga akhirnya ketika aku selesai memandikannya, aku pun mengetuk pintu kamar itu dan memanggil-manggil mereka: “Tolong bukakan pintu! Aku sudah mengafani mayit kalian!”

Aku dalam kondisi menunggu seperti itu cukup lama. Hingga akhirnya ketika mereka membuka pintu, aku segera bergegas meninggalkan rumah itu tanpa bertanya mengapa dan apa penyebab jenazah itu menjadi seperti itu.

Setelah aku pulang ke rumahku, aku hanya bisa terbaring selama tiga hari akibat tindakan keluarga itu menguncikan pintu kamar tersebut dan akibat menyaksikan pemandangan yang mengerikan itu.

Aku kemudian menghubungi salah seorang syekh dan menceritakan padanya apa yang terjadi.

Maka beliau mengatakan: “Kembalilah menemui mereka dan tanyakan mengapa mereka menutup pintu itu dan apa yang terjadi pada putri mereka!”

Aku pun pergi menemui keluarga itu kembali. Kepada mereka aku mengatakan:

“Demi Allah, aku minta kalian menjawab dua pertanyaanku: pertama, mengapa kalian menguncikan pintu kamar itu untukku? Dan kedua, apa yang terjadi pada anak gadis kalian itu sehingga kondisinya seperti itu?”

Mereka menjawab: “Kami menutup pintu itu untuk Anda karena sebelumnya kami telah memanggil tujuh orang untuk memandikannya, namun ketika mereka melihat kondisinya mereka semuanya menolak untuk memandikannya. Adapun mengapa ia seperti itu, mungkin karena selama hidupnya ia tidak pernah mengerjakan shalat dan tidak mau berjilbab.”

La haula wa la quwwata illa billah. Seperti itu kondisinya padahal ia belum lagi dimasukkan ke dalam kuburnya.

Lalu bagaimana jika ia telah dimasukkan ke dalam kuburnya dan kelak saat ia berjumpa dengan Allah Azza wa Jalla

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Perjuangan Catur, Jadi Kuli Demi Beli Smartphone Untuk Belajar Online




Beragam cerita di balik perjuangan siswa tak mampu untuk mengikuti sekolah daring di masa pandemi virus Corona atau COVID-19.

Salah satunya dialami Catur Ferianto (16) pelajar asal Grobogan, Jawa Tengah ini terpaksa menjadi kuli karena tak punya smartphone.

Siswa kelas 7 MTs Ya Robi itu mengaku mengumpulkan uang untuk membeli smartphone.

Upahnya menjadi kuli bangunan rencananya akan dia belikan smartphone agar bisa mengikuti sekolah daring.

“Saya kerja buat beli HP,” kata Catur saat ditemui detikcom, di tempat kerjanya di Desa Karangrejo, Grobogan, Jumat (07/08/2020).

Setiap harinya Catur bekerja dari pukul 08.00-16.00 WIB. Dia punya waktu istirahat satu jam untuk makan siang.

Meski bertubuh kurus, anak keempat dari lima bersaudara itu tampak cekatan saat bekerja.

Dia kebagian tugas menjadi pengaduk semen, mengayak pasir atau membersihkan sisa material.

“Selama ini untuk mengerjakan tugas saya selalu meminjam HP milik kakak,” tutur Catur.

Catur juga ingin belajar daring seperti teman-temannya. Namun, dia memilih bekerja agar bisa membeli smartphone.

“Ya inginnya seperti teman-teman, bermain dan belajar di rumah,” tuturnya.

Catur tinggal bersama orang tua, seorang kakaknya dan adiknya di Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan.

Dua kakaknya sudah berkeluarga dan tak tinggal bersama mereka. Sementara ayah dan ibunya bekerja sebagai buruh tani.

Rumahnya pun tampak sederhana, lantai maupun tembok rumahnya belum diplester. Tak hanya itu atap rumahnya juga tampak renggang dan kerap bocor saat hujan.

Ibu Catur, Suwarsih mengaku tak mampu membelikan anak lelakinya itu ponsel. Suwarsih mengaku tak sampai hati melihat anaknya itu bekerja sebagai kuli.

Namun, keinginan anak keempatnya itu untuk membeli smartphone agar bisa mengikuti belajar daring membuatnya luluh.

“Selama ini kan sejak ada Corona belajarnya di rumah. Itu perlu HP, kalau mengerjakan tugas itu si Catur pinjam HP mbaknya,” kata Suwarsih.

Pemilik rumah tempat Catur bekerja, Marno mengaku iba dengan niat remaja itu. Dia pun mengaku sempat menolak niat Catur saat ingin bekerja di tempatnya.

“Anaknya baik, rajin dan cekatan. Awalnya waktu minta izin untuk bekerja disini saya tolak. Karena masih kecil,” kata Marno.

Marno menyebut Catur diupah Rp 50 ribu per hari. Dia pun tak memberikan tugas yang berat untuk Catur.

“Tugas dia itu mengayak pasir, mengaduk semen, membersihkan sisa-sisa material. Anaknya tergolong rajin,” puji Marno.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Kisah Penemuan Potongan Daging Kurban Lafadz Allah di Pondok Pesantren Ma’had Usmani di Kayuagung Sumsel


Kisah Penemuan Potongan Daging Kurban Lafaz Allah di Pondok ...

Tulisan lafaz Allah ditemukan pada daging kurban di pondok Pesantren Ma’had Utsmani di Jalan Lintas timur Villa kuda mas, Desa Muara Baru, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Minggu (2/8/2020).

Ustad Sumairi Usman (pemimpin pesantren) Ma’had Usmani ketika dikonfirmasi, menceritakan bahwa terdapat daging yang bertuliskan lafaz Allah.

“Sungguh kebesaran Allah SWT, awalnya salah seorang panitia melaporkan kepada saya menemukan dua potongan daging yang terbilang aneh

Begitu saya perhatikan dengan seksama kedua daging itu.

Terlihat jelas bentuk tulisan yang menyerupai lafaz Allah SWT,” jelasnya cukup takjub dengan penemuan tersebut, Senin (3/8/2020) pagi.

Dikatakan lebih lanjut, sebelumnya kambing yang disembelih tersebut tidak menunjukkan glagat yang aneh.

Hingga daging dipotong kecil-kecil barulah menimbulkan keanehan.

“Daging yang sudah dipotong – potong salah satu bagian dagingnya bergerak-gerak hingga beberapa menit lamanya

Setelah daging berhenti bergerak, kemudian di iris lagi kecil – kecil dan subhanallah keajaiban ditemukan tulisan dari daging tersebut,” jelasnya.

Masih kata Ustad Sumairi, seluruh panitia berbondong-bondong untuk mengabadikan temuan daging tersebut, dan disepakati untuk disimpan.

“Iya sekarang dua potong daging itu kami simpan di dalam kulkas, walaupun ada juga sebagian yang terlanjur dimasak,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan, baru pertama kalinya menemukan potongan daging yang menyerupai lafaz Allah SWT.

LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Kisah Mulia Sekelompok Anak di Bogor, Hasil Nabung 10 Bulan Dibelikan 4 Sapi Kurban Seharga Rp 100 Juta


Niat Berkurban Untuk Warga, 7 Anak di Bogor Menabung Selama 10 ...

Kisah sekelompok anak dari Kampung Ardio, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, membawa pesan moral yang cukup dalam.

Mereka mampu membeli empat ekor sapi kurban seharga Rp 100 juta dari jerih payahnya menabung uang jajan Rp 10.000 selama 10 bulan.

Adalah Abu Bakar Sidik alias Iki bersama ke-25 temannya yang rela menyisihkan duit jajannya sehari-hari sejak tahun lalu untuk mewujudkan impiannya berkurban di Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Aksi sekelompok bocah yang masih duduk di bangku sekolah ini membuat warga di lingkungan tempat tinggalnya menaruh bangga dan haru.

Iki menceritakan, ini adalah tahun keduanya bisa membeli sapi kurban.

Di tahun sebelumnya, Iki bersama tujuh temannya juga sempat melakukan hal yang sama dengan membeli satu ekor sapi kurban.

Rupanya, aksi Iki bersama tujuh temannya itu menginspirasi teman-teman lain di lingkungan rumahnya untuk ikut berpartisipasi menabung membeli hewan kurban di tahun ini.

Alhasil, Iki berhasil mengajak 25 temannya untuk ikut menabung.

Dari satu ekor sapi kurban yang mampu dibeli di tahun sebelumnya, kini dengan banyaknya anak yang ikut menabung, mereka bisa membeli empat ekor sapi kurban.

“Tahun kemarin beli satu sapi, sekarang beli empat. Sebenarnya ada 28 anak yang ikut nabung buat beli kurban, tapi yang dua orang keluar jadi tinggal 26 anak,” kata Iki, Kamis (30/7/2020).

Iki bisa dibilang adalah orang yang paling berpengaruh di antara teman-teman sepermainannya.

Dia juga yang menggagas gerakan tabungan kurban selama dua tahun ke belakang ini.

Bahkan, dirinya dipercaya oleh teman-temannya untuk mengkoordinasi uang tabungan tersebut setiap harinya.

Selepas pulang sekolah, Iki kemudian mengumpulkan teman-temannya untuk dimintai uang tabungan harian.

“Sehari nabung Rp 10.000. Nabungnya udah dari tahun lalu selama 10 bulan,” ucap Iki.

Rupiah demi rupiah mereka kumpulkan. Usaha mereka untuk menabung membeli sapi kurban pada tahun ini terwujud.

Rasa bahagia dan senang terpancar dari raut wajah bocah-bocah cilik itu.

Tak ada niatan lain dari mereka selain ingin berbagi bersama dan menjadi ladang pahala.

“Udah dari 10 bulan yang lalu nabung dari uang jajan. Emang niat mau beli sapi buat kurban. Alhamdulillah, kebeli sapi. Belinya di daerah Dramaga,” sebutnya.

“Cuma mau berbagi kesesama aja, khususnya warga di sini,” sambungnya.

Rasa bangga ikut dirasakan orangtua mereka. Sati, orangtua dari Iki berbagi kisahnya.

Sati mengaku bahagia dan bangga mengetahui anaknya bisa menabung untuk membeli hewan kurban.

Sati hanya dapat mengamini niat mulia anak bungsunya itu.

“Waktu itu saya tanya, kamu sanggup ngga? Dia bilang sanggup, nanti mau nyisihin uang jajan. Jujur, saya jarang kasih uang jajan ke dia,” ungkap Sati.

Sati berharap niat tulus dari Iki dan teman-temannya itu dapat menjadi contoh bagi anak-anak yang lain.

“Yang jelas seneng, dia bisa (kurban) sendiri, Alhamdulillah,” tuturnya.

Perasaan serupa juga dirasakan oleh orangtua lainnya. Yani, misalnya. Ia juga turut bangga atas apa yang dilakukan anaknya untuk bisa berkurban.

Yani mengungkapkan, anaknya sengaja menyisihkan uang jajannya setiap hari untuk berkurban di Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Uang Rp 10.000 rutin dikumpulkan bersama teman-temannya sepulang sekolah.

“Mereka ingin berkurban dan saya hanya bisa mengamini niat tulus anak-anak,” sebut Yani.

Warga setempat, Ahmad mengaku terkesan dengan niatan mulia dari puluhan bocah polos tersebut.

Semula, dirinya merasa ragu lantaran mereka masih seumur jagung. Tapi tak disangka, niatan mereka bisa terwujud.

Ahmad sempat mengatakan kepada anak-anak itu jika tidak sanggup untuk membeli sapi bisa diganti dengan membeli kambing.

“Awalnya sempet ragu, namanya juga anak-anak kan tahu sendiri. Walau ragu tetap kami dukung, kan niatnya positif,” imbuh dia.

Dia berharap keberhasilan mereka dapat dijadikan kisah inspirasi bagi orang lain khususnya umat Muslim yang ingin berkurban.

“Tentu ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Anak-anak tersebut mengajarkan banyak hal kepada kita. Mereka yang masih kecil saja bisa, masa kita tidak,” tutupnya.


SUMBER
LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Kisah Inspiratif Penjual Bakso Berusia 88 Tahun di Solo: Selama Masih Kuat, Aku Gak Mau Minta-minta




Kisah penjual bakso di Solo bernama Pak Min, menjadi perbincangan warganet.

Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram @thoric.idn, Minggu (19/7/2020).

Dalam keterangannya, pengunggah menyebut Pak Min saat itu sedang sepi pembeli.

Sehingga, kakek berusia 88 tahun itu hanya duduk menanti pembeli datang. Menurut akun itu, Pak Min biasanya berjualan di bundaran Gladag arah Balai Kota Solo.

Pak Min menjual semangkok baksonya dengan harga Rp 10 ribu. 


View this post on Instagram

A post shared by Mas Ahmad Thoric (@thoric.idn) on

Menurutnya, Pak Min biasanya juga berkeliling untuk menawarkan bakso yang dijual.

“Rutenya mulai dari Kampung Sewu Solo sampai area kawasan Gladag. Di situlah saya berjumpa beliau,” lanjut dia.

Tak hanya sekali, Thoric kembali mendatangi tempat jualan Pak Min pada malam selanjutnya.

Seperti sebelumnya, kakek yang sudah berjualan bakso puluhan tahun itu masih sepi pembeli.

“Sehari setelahnya berjumpa lagi dengan beliau, masih sepi dan sendirian di perempatan Telkom Solo,” ungkapnya.

Selain merasa iba, Thoric juga kagum dengan semangat yang dimiliki Pak Min.

Mengingat, kakek tersebut masih terus berjualan untuk merawat adiknya yang sakit.

“Siapa yang enggak kasihan melihat laki-laki sepuh. Yang seharusnya beliau istirahat di rumah, tapi tetap berjualan di kerasnya Kota Solo,” katanya.

“Beliau pantang meminta-minta, tetap berjuang dengan berdagang,” lanjut Thoric.



Ia menambahkan, Pak Min ternyata menganggap berjualan bakso sebagai sebuah hiburan.

Sebab, penjual bakso di Solo ini bisa bertemu dengan para pembeli setiap harinya.

“Aku sempat tanya kenapa enggak pilih istirahat. Beliau jawab ‘jualan ini hiburanku, bisa ketemu banyak orang. Selama masih kuat, aku enggak mau minta-minta’,” terangnya seperti perkataan Pak Min.

Salut buat Pak Min! Semoga dagangannya laris terus ya pak.


SUMBER
LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

VIRAL !! Pramugari Sedang Sholat di Kabin Pesawat, Potret Cantiknya Mempesona

Viral Pramugari Cantik Salat Tarawih di Pesawat, Langsung Banjir ...

Video beredar di jagat dunia maya dan menghebohkan publik. Bagaimana tidak, terlihat seorang pramugari cantik seorang pramugari di kabin pesawat.

Tak biasa, pramugari tersebut tampak merapikan perlengkapannya usai melaksanakan ibadah di dalam pesawat.

Hal ini pun lantas mendapat banyak pujian dari warganet. Berikut ulasan selengkapnya.

Pramugari Sholat Jadi Sorotan



Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram memoefriantto, nampak seorang pramugari baru saja selesai melaksanakan ibadah salat di tempat ia bekerja.

Pada video tersebut, terlihat sang pramugari cantik mengenakan mukena yang berwarna cokelat muda.

Potret Cantik dan Tersipu Malu



Sang pramugari pun nampaknya tak mengetahui bahwa aksinya yang tengah merapikan perlengkapan ibadahnya tersebut sedang direkam oleh salah seorang temannya.

Selang beberapa waktu usai menyadarinya, sang pramugari canik pun lantas tersenyum dan tersipu malu sembari berusaha menutupi wajahnya menggunakan mukena.

Tak Lupa Kewajiban
Sembari membagikan video yang memperlihatkan teman cantiknya tersebut, sang pengunggah video @derissauri pun menuliskan caption berupa ajakan untuk tidak meninggalkan kewajiban beribadah.

“Apapun pekerjaannya, dimanapun kita bekerja, jangan lupa dengan kewajiban kita. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT,” tulisnya.

Banjir Pujian
Video yang berdurasi kurang dari 15 detik tersebut lantas dibanjiri pujian dari warganet.

Tak hanya paras cantiknya yang menjadi pusat perhatian, namun akhlaknya pun juga tak kalah mendapat pujian.



“Udah cantik, rajin sholat, pramugari lagiii, idaman,” tulis danasmdraaa.

“Ini baru namanya bidadari surga,” tulis agung_daniii.

“Cantik luar dalem,” tulis mahendrad_.

Mirip Nia Ramadhani
Tak jarang pula warganet yang menyamakan wajah cantik sang pramugari dengan istri Ardie Bakrie, Nia Ramadhani.



“Ku kira Nia Ramadhani,” tulis dinmayas.

“Mirip Nia Ramadhani,” tulis agreanti123.

“Mirip Niaa Ramadhani,” tulis asihtriono23.

Reaksi Kocak Warganet
Di samping itu, banyak pula yang menuliskan berbagai tanggapan kocaknya usai melihat kecantikan hati dan paras sang pramugari tersebut.



“Jadi pengen jadi pilot. Tapi gua Cuma bisa naekin layangan doang,” tulis pungkas_mulyadi14.

“Jadi kepengen menghalalkan dengan berbagai cara,” tulis afriadi.laoly.


LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...

Kisah Pilu, Anak Yatim Usia 5 Tahun Ini Tidur Beralas Karton dan Tiap Hari Harus Tuntun Ibunya yang Buta


Kisah Pilu, Bocah 5 Tahun Ini Tidur Beralas Karton dan Tiap Hari Harus Tuntun Ibunya yang Buta
Bocah ini diketahui berada di Jambi.

Sehari-hari Muhammad Hatta mengisi kegiatannya untuk menuntun sang ibu yang buta. Hidup dalam kondisi yang serba kekurangan, bocah berusia 5 tahun tersebut sudah biasa tidur hanya beralas karton.

Kisah mengenai Hatta tersebut dibagikan akun @silihasahsilihasihsilihasuh di Instagram. Dari tiga foto yang diunggah, terlihat bocah laki-laki tersebut bersama ibunya yang begitu kurus.  Adapun lokasinya disebut berada di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, Jambi.


View this post on Instagram

Masya Allah... Ya Allah 😭😭😭 Semoga Ibu dan anak ini mendapatkan kepedulian dari Pemda atau Pemkot ataupun Dinsos setempat Aamiin ya Allah . . TIDAK OPEN DONASI ( KAMI BELUM PUNYA RELAWAN DI JAMBI 😢 ) . . ""HATTA,, YANG YATIM ITU,, SELALU MENGGENGGAM ERAT TANGAN IBUNYA,,YANG BUTA,, KEMANAPUN IA PERGI,,."" . . Muhammad Hatta adalah seorang bocah yatim berusia 5 tahun dan tinggal bersama ibunya yang mengalami kebutaan. . . Ibunya Nurmilis mengalami kebutaan semenjak Hatta masih dalam kandungan. . . Kemanapun pergi Hatta selalu menjadi penunjuk jalan bagi ibunya, ia menggengan erat tangan bundanya, seakan menjadi mata dan penerang bagi pengandungnya. . . Hatta terbiasa tidur dan beralaskan karton_bekas, makan seringkali hanya seadanya saja. . . Muhammad Hatta dan Nurmilis tinggal di ds.Pulau Pandan kec.Bukit Kerman kab.Kerinci prov.Jambi pulau Sumatera. (JRP) Adhen, Pak Arif witanto #rinasenja #Qif19 - #regrann Sumber : @rina.senja
A post shared by SILIH ASAH SilihASIH SilihASUH (@silihasahsilihasihsilihasuh) on

Sang ayah diketahui telah meninggalkannya saat usia Hatta masih bayi. Sementara itu, kondisi sang ibu telah mengalami kebutaan saat bocah tersebut masih dalam kandungan. Hal itu membuat Hatta harus menuntun ibunya setiap hari di usianya kini yang masih berusia lima tahun.

“Bocah berumur 5 tahun yang sudah ditinggal sang ayah sejak ia kecil. Kini ia hanya tinggal bersama sang ibunda. Tapi kondisi sang ibundanya mengalami kebutaan sejak Hatta masih dalam kandungan,” cerita akun @silihasahsilihasihsilihasuh.

Adapun di foto kedua, terlihat Hatta yang mengenakan pakaian lusuh terlihat tengah menuntun sang ibu yang diketahui bernama Nurmilis. Dengan langkah kecil dan penuh hati-hati, Hatta menuntun ibunya melewati sebuah jalan.

Hatta menjadi mata untuk ibunya yang buta dalam mencari nafkah sehari-hari. Hanya mengenakan sandal jepit, terlihat pakaian Hatta dan ibunya begitu kotor dan lusuh.

Keduanya memang diceritakan hidup serba kekurangan. Bahkan, bocah berusia lima tahun tersebut sudah terbiasa tidur hanya beralas karton bekas. Ia pun bisa makan seadanya.

 Bocah 5 Tahun Tuntun Ibunya yang Buta

“ Dek Hatta telah terbiasa tidur hanya beralaskan karton bekas, makan terkadang hanya seadanya,” lanjut @silihasahsilihasihsilihasuh.?

Tidak diketahui secara pasti di mana Hatta dan ibunya tinggal. Namun, dari informasi yang beredar, mereka kerap ditemui di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci, Jambi.

Kini unggahan tersebut pun viral di Instagram. Banyak warganet mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Mereka berharap pasangan ibu dan anak yang hidup dalam kondisi memprihatinkan itu mendapat perhatian lebih lanjut dari dinas terkait.

“ Ya Allah, pemerintah setempat tolong dong. Yuk kita bantu up sampai ibu dan dede dapet bantuan,” tulis @marshandaa17.

“ Viralin dong yang ini. Sedih banget lihatnya ya Allah,” lanjut @melia_tia_.

“ Namanya sama dengan anakku. Harapannya memang menjadi anak soleh, sederhana yang suka membantu semua makhluk Allah, seperti Bung Hatta. Sehat selalu, nak,” tambah @mimma_dums.

“ Ya Allah semoga sehat selalu buat si kecil dan si ibu,” timpal @dheaaamp.


LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...